Sejarah Berdiri Graha Qur'an Madani

2012 Mendirikan PiES Institute (PT PiES DIDIK MADANI)

 

Sejarah berdirinya Rumah Tahfidz (RTQ) Graha Qur’an Madani (Yayasan Didik Madani) bermula dari profesi Bpk. Didik Madani sebagai pembicara / motivator nasional dan konsultan SDM perusahaan-perusahaan di Indonesia dibawah lembaga training PiES Institute (www.pies.co.id) dengan badan hukum bernama PT PiES Didik Madani yang didirikannya pada tahun 2012.

 

 

 

2017 Mendirikan Yayasan Didik Madani

 

 

Saat itu setiap ada event training Didik Madani melakukan penggalangan dana untuk santunan anak yatim piatu di setiap akhir sesi, dana tersebut langsung diberikan kepada pengurus panti asuhan setempat dimana training dilakukan dan disaksikan oleh peserta training, banyaknya kepercayaan dari klien training dan agar lebih amanah dalam mengelolah dana akhirnya pada tahun 2017 PiES Institute mendirikan Yayasan Sosial bernama Yayasan Didik Madani dengan tiga program yaitu sosial, pendidikan dan ekonomi dengan SK MENHUM SK-MENHUM AHU.0003773.AH.01.04.THN 2017.

 

Sejak saat itu Yayasan Didik Madani resmi beroperasi dengan sumber dana utama adalah dari dana Corporatae Social Responsabilty (CSR) yang di dapatkan dari penyisisan usaha PiES Institute (PT PiES Didik Madani) sebesesar 20% dan dana CSR mitra PiES Institute. Dana yang diterima digunakan untuk membiayayai program Orang Tua Asuh santri yatim/dhuafa dari siswa yatim piatu binaan.

 

2019 Mendirikan Rumah Tahfidz Graha Qur’an Madani

 

 

Kuatnya keinginan mendirikan Graha Qur’an Madani ini juga didasari kegelisahan selama menjalankan profesi sebagai trainer yang banyak menjumpai keluhan dari pimpinan perusahaan dari klien PiES Institute dengan karyawan perusahaan yang tidak bahagia menjalani peran dan profesinya, hal ini mengakibatkan menurunya kinerja dan omset perusahaan tempat dia bekerja, ditambah adanya survey yang menyebutkan bahwa 87% mahasiswa Indonesia mengaku salah jurusan, 70% nya mengaku disebabkan karena  arahan orangnya untuk mengambul jurusan tertentu berdasarkan keinginan orang tuanya.

Kegelisahan ini semakin membuat bulat tekad untuk untuk memiliki anak binaan yang akan di didik untuk mencintai Al-Quran dan mengenali potensi diri melalui metode tes sidik jati bernama PiES Tes Potensi Diri, Didik Madani dan Istri berharap kelak di masa depan para anak didiknya bisa meraih masa depannya sesuai potensi diri termasuk agar tidak salah jurusan sekolah dan profesi di masa depan.

Atas doa restu dari orang tua, guru, keluarga dan sahabat, akhirnya pada Juli 2019 Graha Qur’an Madani resmi dibuka untuk umum  sebagai bentuk pelaksanaan program kerja dari Yayasan Didik Madani di bidang sosial pendidikan. Bersama istri (Nur Fitriana) bertempat di kediaman Didik Madani dikawasan Graha Kota Sidoarjo, awalnya hanya mengasuh 5 santri lalu berkembang menjadi lebih dari 25 santri.

Graha Quran Madani Satu-satunya Rumah Tahfidz Berbasis Metode PiES Tes Potensi Diri

Sebagai penulis dan pemilik hak cipta dari Metode PiES Tes Potensi Diri, Graha Qur’an Madani adalah satu-satunya Rumah Tahfidz berbasis potensi diri berdasarkan metode PiES Potensi Diri karya Didik Madani, dimana setiap guru wajib memiliki sertifikat lisensi dari PiES Institute untuk bisa mengajar dengan memahmi 21 titik potensi santri mulai dari kecerdasan, gaya belajar, kebutuhan emosi hingga jurusan sekolah dan karir masa depan sesuai, metode PiES Potensi Diri sediri adalah sebauah cara memotret potensi diri manusia melalui tes finger print sidik jari dan tes tulis hasilnya setiap santri memiliku grafik potensi yang terdiri dari P-I-E-S (lebih lengkap klik www.pies.co.id) sementara metode bacanya adalah menggunakan metode Ummi.