Profil Graha Qur’an Madani PiES

Barang siapa membaca Al-Quran dan mengamalkan isinya, maka pada hari kiamat kedua orang tuanya akan dikenakan mahkota yang cahayanya lebih indah daripada cahaya matahari yang masuk ke rumah-rumah, dan dipakaikan kepadanya dua gelang dimana tidak dapat dibandingkan dengan dunia seisinya. Keduanya berkata kenapa kami mengenakan ini, karena anakmu mengambil Al-Quran.  (HR Abu Dawud dan Al-Hakim 1/756 )

 

Meningkatkatnya semangat ke-Islaman di Indonesia adalah anugerah bagi bangsa Indonesia, hal itu diditandai dengan banyaknya para orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah-sekolah berlabel Islam baik formal maupun no formal, termasuk maraknya pendirian Rumah Tahfidz Al Qur’an di pelosok negeri Indonesia.

 

Disisi lain, survei menyebutkan bahwa 87% mahasiswa Indonesia mengaku salah jurusan, 70 persen diantaranya disebabkan karena kesalahan orang tua yang tidak memahami potensi terbaik anak sehingga anak mengikuti orang tua untuk mengambil jurusan sekolah tau tidak, sebagian lain karena pengaruh teman dan media social.

 

Rumah Tahfidz Graha Quran Madani didirikan di Sidoarjo pada tahun 2021 hadir menjadi sahabat orang tua dalam upaya memenuhi kebutuhan pengenalan potensi diri sejak dini bagi anak agar tidak salah jurusan sekolah dan karir masa depan dengan pendidikan Al-Qur’an sebagai pondasinya.

 

Dipilihnya bentuk Rumah Tahfidz sebagai lembaga pendidikan Islam karena Rumah tahfidz dinilai memiliki kelebihan diantaranya rentang usia peserta didik yang tidak dibatasi oleh umur dan berbasis komunitas pemukiman (perumahan, kampung) sehingga bisa menyentuh banyak kalangan. Akhirnya pada tahun 2017 Rumah Tahfidz Graha Qur’an Madani PiES berdiri dibawah naungan Yayasan Didik Madani dengan moto “Cintai Qur’an – Kenali Potensi Diri”